Saat ditawari Tour Guide saya untuk mampir di Bvlgari, JUJUR, saya sambil gemetar menjawabnya, “Hah? Bvl.. Bvl.. Bvlgari??”

Sebenarnya boleh dibilang Bvlgari merupakan salah satu destinasi yang ingin saya mampir, tapi yah kan agak gimana gitu loh. Mau stay disana sih belum kesampaian yah, tapi siapa sangka ternyata ide brilian tour guide saya ini membuat saya bisa menginjakkan kaki kedalam. Saya dibawa kesana dengan alasan mau ‘santai sore’. 😀

Video diatas yang membuat saya pengen mampir ke Bvlgari.

DSC_0220

Sesampainya disana, kami disuruh menunggu di lobby sementara yang berbentuk seperti gubuk dengan sofa memanjang, kabarnya lobby utama mereka sedang di renovasi, ntah saya salah dengar nggak yah, pokoknye kire-kire begitulehhh.

Ditanya tujuan datang, maka saya jawab, “Mau ke restoran”, ada 2 pilihan, mau duduk di yang agak depan yang bernuansa seperti ada meja bar gitu, atau yang di dalam, Sangkar Resto. Jadi saya memilih yang didalam.

Menunggu beberapa saat, kami di antar dengan mobil golf gitu.

DSC_0212DSC_0209DSC_0208

Tiba di Sangkar Resto, dan saya memilih duduk diluar saja, biar dapat menikmati pemandangan.

Sesaat setelah dipersilakan duduk, kami disuguhkan buku menu dan saya meminta waktu sesaat sebelum meng-order. Sebelum meninggalkan kami, pelayan bertanya, “Mohon maaf, mau mineral water atau sparkling water?” dengan nada khas Bali yang lembut dan merendah itu. Hmm, apalah itu sparkling water dalam hati saya, ya sudah reflek menjawab, “Mineral water saja, terima kasih yah” dengan gaya bicara ngikut-ngikut gaya Bali juga 😀

DSC_0195

Tadaaa, datang juga neh air putihnya, dan kemudian kami memesan Passion Lemon dan Strawberry Mojito. Untuk makanannya, saya pun mengeluarkan jurus yang diajari tadi, “Gapapa, minum dulu, soalnya baru makan juga sebelum datang tadi”. Inilah alasan saya datang jam 3an untuk santai sore… 😀

DSC_0191DSC_0206

Sambil menunggu datangnya orderan, saya pun menikmati dan meng-abadi-kan pemandangan sekitar dulu. Ini adalah pemandangan dari tempat duduk saya…

DSC_0204

Nah ini restoran depan yang saya bilang tadi, enaknya di resto yang ini, ada sofa untuk santai berbaring (terlihat di video youtube tadi)

DSC_0205DSC_0201

Pemandangan dari sudut lain.

Benar-benar pemandangan disana sangat mencuci mata dan jiwa saya.

DSC_0198DSC_0197

Setelah bersantai sejenak, nggak berapa lama saya pun memanggil tagihan.

OMG! Total tagihannya Rp 350.000-an, dalam hati kaget juga kok bisa semahal ini, lihat-lihat wahhh ternyata air mineral yang tadi juga dihitung, kirain gratisan. HAHAHA Harganya ajib sangat pula, Rp 75.000 !! Air putih termahal yang pernah saya minum, dulu ketika di Jogja saya pernah minum Teh Pahit Dingin termahal di Keraton Yogyakarta seharga Rp 15.000, ternyata yang kali ini lebih memecah rekor 😀

Dan juga ditambah 11% pajak dan 10% service charge.

Beginilah pengalaman santai sore saya di Bvlgari, ternyata begini rasanya duduk santai di daerah orang kaya… 😀

Share your thought: