Ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan jasa Airbnb.com, selama ini liburan kebanyakan tinggal di hotel, namun dikarenakan saya telat booking hotel di Melbourne, jadi beberapa hotel yang saya mau sudah penuh dan kalaupun ada harganya sudah melambung tinggi.

Selain karena sudah terbiasa dengan hotel, saya merasa lebih memiliki privasi di hotel dan kalau mau jungkir balik juga nggak masalah, lebih bebassss, kalau ini kan tinggal di rumah orang, malu donk ntar kepergok ownernya saya lagi jungkir balik. Dan bukan bermaksud untuk berpikiran negatif, namun tinggal di daerah orang asing, serumah dengan orang asing, saya nggak terbiasa saja. Begitu juga dengan tempat tinggal tipikal backpacker gitu, sekamar dengan orang asing, sampai saat ini saya belum bisa membayangkan bagaimana tidur seperti itu.

View from Melbourne Airbnb William Street 4

Dari sekian banyak pilihan yang tersedia, saya menjatuhkan pilihan ke SINI. Lokasi ditengah kota di William Street pojokan La Trobe Street, tepat seberang Flagstaff Garden dan hanya berjarak sekitar 15 menit dari Queen Victoria Market.

Perjalanan menuju Melbourne lumayan memakan hati dan tenaga. Hujan deras mengiringi perjalanan menuju Airport Link Medan membuat kami hampir telat, delay 2 jam lebih pesawat Medan ke Kuala Lumpur membuat kami hampirrrr telat lagi untuk mengejar penerbangan ke Melbourne, tiba di Melbourne disambut dengan antrian imigrasi yang puannjanggg, kemudian paspor saya di tahan lagi di kantor imigrasi, sebelum merasa senang akhirnya bisa menghirup udara Melbourne, ehhhh bagasi kami ketinggalan. What the…

Ruang Makan Dining Room Melbourne Airbnb William Street

Jaket yang berada didalam koper, membuat kami harus menghadapi kedinginan dengan sweater doank. Tiba di apartement, disambut Mr. Ken di lobby, kemudian Mr. Mark sudah menunggu di apartment. Sebelum beliau menjelaskan panjang lebar mengenai apartment-nya, terlebih dahulu saya meminta bantuan beliau untuk membuat konfirmasi sekali lagi mengenai bagasi kami.

The almost penthouse apartment yang terletak hanya 1 lantai dibawah puncak lantai 35. Ruang makan yang menghadap kota Melbourne dengan keindahan cakrawala-nya, tempat dimana kami disuguhkan makan pagi dan siang yang nikmat, Mr. Ken sangat gemar memasak dan hasil masakannya juga nikmat.

Pernah kami menikmati sarapan Egg & Bacon yang lebih nikmat dari yang kami makan di Queen Victoria Market, selain nikmat yahhh lumayan hemat deh. 😀

Kitchen Melbourne Airbnb William Street

Disinilah tempat Mr. Ken meracik makanannya.

“Anggap saja rumah sendiri, segala yang ada disini, boleh anda gunakan”, begitu beliau meng-instruksi-kan kepada kami. Tapi yahhh besok-besoknya kami cuman berani menggunakan pisau dapurnya doank untuk memotong buah.

Dapur Melbourne Airbnb William Street

Beraneka ragam alat dan bumbu masak tersedia disini serta tersusun dengan rapi.

Coffee Machine Melbourne Airbnb William Street

Saya memperlihatkan foto mesin kopi dan grinder kopi ini kepada teman saya, yang kebetulan merupakan barista di salah satu cafe di Sydney, “wah kalau nggak salah, nih mesin harganya AUD 3000 juga”. *nelen ludah*

Besoknya saya nggak kepikiran untuk menyentuh mesin ini lagi.

View from Melbourne Airbnb William Street

Pemandangan dari dapur.

Balkon Balcony Melbourne Airbnb William StreetView from Melbourne Airbnb William Street 3Sunset Melbourne Airbnb William Street

Santai di balkon menyeruput secangkir kopi hangat sambil menikmati pagi maupun saat matahari terbenam.

Btw, kalimat diatas hanya terjadi di benak saya, aslinya saya juga nggak sanggup berlama-lama di balkon, soalnya cuaca lagi dingin ditambah hembusan angin, ohh nooo, boro-boro menyeruput kopi hangat.

Ruang Keluarga Living room Melbourne Airbnb William Street

Living Room.

Kamar Mandi Toilet Bathroom Melbourne Airbnb William Street

Toiletnya senantiasa bersih, saya pakenya jadi serba hati-hati. Air tidak merembes kemana-mana, kalau sudah pakai saya lap kering kembali, dirumah saja saya nggak seperti itu.

Itu diatas jamban terlihat sebotol parfum, wangi kayu, adem wanginya… Pas malam, sambil buang hajat, saya iseng-iseng ambil dan baca-baca keterangannya, anjirrrrrr rupanya itu semprotan toilet, pantes tadi pagi ada nenek-nenek lirik saya terus di lift.

Tempat Cuci Melbourne Airbnb William Street

Juga tersedia mesin cuci.

Aromaterapi Air Diffuser Melbourne Airbnb William Street

Aromaterapi di living room.

Kamar Bedroom Melbourne Airbnb William Street Bedroom Kamar Melbourne Airbnb William Street

Ukuran kamar tidurnya sih nggak gede-gede amat, sekitar 10 meter persegi gitu. Diberi fasilitas wifi kenceng dan Smart-TV.

DSC_0473

Ken, My Wive, Mark & Me.

Screen Shot 2015-01-08 at 22.02.39

Testimoni dari saya kepada Mr. Ken & Mr. Mark yang saya tulis di Airbnb.

Share your thought: