Bangun pagi baca berita, ehhh ada berita pesawat MH370 dari KL menuju Beijing hilang kontak, waduh¬†malamnya saya sudah mau balik pula ke KL, jadi ada perasaan nggak enak mengganjal di hati. ūüôĀ

Sampai detik ini ketika saya menulis artikel ini, kasus pesawat MH370 tersebut masih belum ada titik terang, masih menjadi misteri.

Baca dahulu : (Day 1) | (Day 2) | (Day 3) | (Day 4) | (Day 5) | (Day 6)

Day 7: Qipu Road, YuYuan Garden, Nanxiang XLB & Fake Market

Morning View SHanghai

Semangat Begiiiii….

Nggak terasa liburan kali ini sudah memasuki hari terakhir, karena besok kan sudah mau ke airport, nggak bisa maksimal lagi, jadi hari ini mau dimanfaatkan sebaik mungkin.

Wusong River Shanghai

Karena semalam sudah pada tutup, jadi pagi ini sidak lokasi lagi ke Qipu Road.

Dari hotel menuju ke Qipu Road melewati jembatan Wusong River, jalan sekitar 15 menit sudah tiba, dari kejauhan juga sudah terasa hiruk pikuk dari tempat ini. Banyak orang berbelanja sampai membawa kereta dorong dan bungkusan gede-gede, gilanya lagi cewek ber-high heel bawaannya juga nggak tanggung-tanggung.

Ini hari jumat loh, kabarnya kalau hari sabtu bakal lebih membludak lagi pengunjungnya, baik dari dalam kota maupun luar kota.

Qipu Road

Sarapan Pagi Breakfast Qipu Road Shanghai 4Sarapan Pagi Breakfast Qipu Road Shanghai 3

Sebelum mulai berkeliling, isi tenaga dulu di salah satu sudut jalan Qipu Road.

Sarapan Pagi Breakfast Qipu Road Shanghai

Air tebu asli segar RMB 5, walaupun tempat makan ditepi jalan, namun proses pembuatannya sangat higienis, tebu-tebunya diletakkan ditempat yang bersih serta tersusun rapi. Air tebunya langsung mengalir di gelas yang telah tersedia, begitu pula dengan ampasnya langsung terbuang ke tempat sampah, jadi itu berarti tebu-nya cuman sekali pake saja.

Beberapa penjual tebu di Medan malah belum terlalu memikirkan hal ini, karena proses gilingan di Medan yang sedikit berbeda, jadi membuat penjualnya berulang-ulang memeras tebunya sampai tetes darah penghabisan. Belum lagi, tebu yang diletakkan di lantai asal-asalan begitu, bukankah itu kurang higienis?

Sarapan Pagi Breakfast Qipu Road Shanghai 2

Kurang paham apa nama makanan ini, dalamnya seperti bihun dan lauknya banyak, kalau biasa kita sering dengar nasi campur, mungkin ini yang dinamakan mie campur.

Kebab Sarapan Pagi Breakfast Qipu Road Shanghai 2

Setiap kali lewat dan melihat ini, saya nggak bisa memalingkan wajah saya, sungguh menggoda birahiku… Ouch!

Kebab Sarapan Pagi Breakfast Qipu Road Shanghai

Harganya RMB 8, rasanya nikmatttt, saya sampai makan ini tiga hari berturut-turut, awalnya penjualnya sih cuek gitu, yah tipikal penjual-penjual di Shanghai banyak juga saya temukan yang begitu.

Ini lantaran udah langganan, melihat saya datang beli lagi, beliau pun tersenyum-senyum, ditanya dari mana? Saya jawab, “Indonesia”, dan sebagai bonus dagingnya diberi agak banyak, lumayan… ūüėÄ

Source: Google.com

Source: Google.com

Source: Google.com

Source: Google.com

Source: Google.com

Source: Google.com

Disini terdapat toko yang berjualan di tepi jalan, di dalam mall juga ada, tipe-tipe toko di mallnya mirip dengan Platinum Mall Bangkok gitu, soal harga saya nggak begitu ngerti yang termasuk mahal atau murah, tapi kalau dilihat dari pengunjungnya yang banyak, saya rasa harganya terbilang murah.

Getting Here: 5 menit jalan kaki dari Tiantong Road Station Metro Line 10 dan 12.

YuYuan Garden

Yu Yuan Garden

Teleport myself to medieval China.

Ketika berada disini, anda serasa berada di zaman dinasti-dinasti dulu, walaupun ada sebagian tempat yang sudah direnovasi, namun kesan klasik-nya masih tetap dipertahankan.

Getting Here: Metro Line 10 Yuyuan Garden Station. Dari East Nanjing Road Station 1 stop saja. Jalan kaki dari Salvo Hotel sekitar 700m.

Turkish Ice Cream in Yu Yuan Garden Shanghai CHina

Penjual eskrim yang kocak, beliau menarik perhatian para pengunjung dengan gaya pembuatan eskrim-nya yang lucu.

Yuyuan Garden Shanghai China 2 Yuyuan Garden Shanghai ChinaYuyuan Garden Shanghai China 4Yuyuan Garden Shanghai China 3

Starbucks dimana-mana…

NanXiang XiaoLongBao

Nanxiang Xiaolongbao Yuyuan Garden Shanghai China 2

Pork and Shrimp Stuffing – RMB 40/box.

Diklaim sebagai the best xiaolongbao in the world oleh berbagai pihak, namun boleh saya akui rasanya memang enak, daging yang meresap serta kuahnya yang terasa, jangan pernah meninggalkan Shanghai tanpa mencicipinya. Anyway, saya jadi laparrrrr!!

Nanxiang Xiaolongbao Yuyuan Garden Shanghai China

Steamed Bun with Crab Roe Soup – RMB 35/piece.

hot juice inside, becareful, please…” begitulah isi pesan dari mereka, karena dinikmati dengan sedotan, terkadang orang kebablasan langsung mencicipinya, sakitnya dilidah bro… ūüôĀ

Harganya memang agak mahal, tapi yah rasanya sebanding, ketika keluar dari Nanxiang, saya coba mampir ke toko-toko di tepi jalan gitu, beli yang persis seperti ini, lupa harganya, tapi yang pasti lebih murah banyak, dan sudah dapat diduga, XLB Nanxiang jadi terasa sangat sangat nikmat jika dibandingkan.

Nanxiang Xiaolongbao Yuyuan Garden Shanghai China 4

Penggunaan kalimat the best xiaolongbao in the world mungkin terdengar agak hiperbola, namun dengan antrian take away sepanjang ini, yahh anda sudah bisa memberi penilaian secara pribadi. Ingat, ini hanya antrian take away, belum yang dibagian restorannya lagi, dan sekedar informasi, bahkan restorannya juga terbagi dua area.

Yuyuan Garden Shanghai China 6Yuyuan Garden in Shanghai China Yuyuan Garden in Shanghai China 11 Yuyuan Garden in Shanghai China 7 Yuyuan Garden in Shanghai China 6 Yuyuan Garden in Shanghai China 2

Fake Market in West Nanjing Road

Source: Google.com

Source: Google.com

Sudah mendengar tempat ini dari beberapa website, maka saya meluangkan waktu untuk ‘menginvestigasi’ lokasi ini. Karena hanya bermodalkan alamat “West Nanjing Road No.580”, awalnya saya sedikit kesusahan untuk mencarinya.

Berbagai jenis barang ada dijual disini, namun kebanyakan didominasi oleh fashion cewek (ya iya lah ūüėõ ), ¬†saya sempet mencoba menawar sebuah tas merek ternama, dan langsung ditanya “Mau merek ini? Kualitas terbaik? Ikut aku…”. Whew! Jujur, saya takut, segala pikiran negatif langsung melayang-layang dibenak saya, gimana kalau saya dirampok? Gimana kalau saya diperkosa? (Okay okay, it’s impossible..) Gimana kalau saya dimutilasi? Gimana kalau saya dijebak oleh polisi lokal?

Ummm… Namun karena rasa penasaran saya lebih gede, saya coba buang jauh-jauh semua pikiran negatif itu, dengan perasaan tetap siaga dan berhati-hati saya pun dibawa ke ujung mall, ujung ujung sekali…. Sampai di sebuah toko, toko yang terlihat sangat normal, dan ternyataaa ohh ternyataaa ada pintu dibelakang dinding toko, tidak sampai disitu saja, awalnya saya masih ragu untuk masuk, TEMPAT APA PULA INI GELAP GELAP LORONGNYA??

Ternyata oh ternyataaa (lagi…) diujung lorong tersebut ada pintu lagi, dan tadaaaaaa…. RAME! Ditawari berbagai macam merek dengan harga selangit yang tidak masuk akal, karena memang awalnya saya tidak berniat untuk membeli, yahhh saya tawar saja murah-murah, barang RMB 4000, saya tawar RMB 200, dan¬†ending-nya yah udah bisa ditebak, “Hah? Harga segitu? Pegang saja pun nggak boleh”, Kacauuu kena maki deh…

Namun bagi anda yang memang berminat, coba-coba saya menawar 10% dari harga yang dia buka, dan jika beliau menawarkan harga diantara 10%-30% dari harga buka, mungkin anda boleh mempertimbangkan untuk membelinya. Oh ya, walaupun ini adalah barang palsu, namun untuk ‘super grade’-nya kualitasnya sangat lembut, jahitannya juga sangat rapi, mungkin anda tertarik untuk membelinya?

Sekedar tambahan, jika anda tertarik pada sebuah produk, INGAT anda harus tetap terkesan tidak terlalu tertarik, jangan sampai anda yang termakan umpan mereka ūüėÄ

Getting Here: Metro Line 2 West Nanjing Road Station, kemudian jalan lumayan jauh juga, lihat saja papan nama jalan sebagai patokan, disana tertulis nomor-nomor gedungnya, tujuan sini nomornya 580.

Source: Google.com

Source: Google.com

Hari sudah menjelang malam, sudah capek juga, pulang makan di mall dekat hotel saja… Sampai hotel, sewa film dari hotel seharga RMB 20, nonton¬†‘You are the apple of my eye’,¬†gimana review filmnya? Saya hanya bisa bilang, kalau anda belum pernah menontonnya, sempetin nonton saja. Wajib!

Day 8: Pray for MH370

to be continued…

Share your thought: