Renjiro Sushi melakukan make-over lumayan signifikan, dari luasnya yang dahulu hanya menempati ruko kecil selebar 4 meter, sekarang sudah menjadi gabungan 2 ruko yang lebih lebar. Saat ini Renjiro berlokasi di Komplek Multatuli Blok CC No.12-13 Medan, seberang Heritage Spa, sebelah Pizza Boy.

Penambahan luas bangunan juga dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemiliknya, terlihat dari eksterior dan interior yang saya kira membutuhkan biaya investasi yang nggak main-main.

Processed with VSCOcam

Sebagai pembuka, Salmon Yakitori Ju (Rp 70.000) terhidang di meja, rasa salmon dengan perpaduan bumbu teriyaki-nya lumayan meresap. Walaupun secara pribadi saya merasa nasinya terlalu sedikit, nasinya sudah habis, salmonnya masih tersisa.

Processed with VSCOcam

Ramen Salad (Rp 70.000), semacam mie dan diatasnya terdapat bermacam-macam ‘lauk’, seperti salmon skin, sashimi dan lainnya…

Setelah dituang bumbunya, awal makan memang sedap, tapi lama-lama kok jadi eneg. Alhasilnya mie-nya nggak dimakan lagi, habisin lauk diatas saja.

Processed with VSCOcam

Biasanya saya suka dengan Salmon Head Teriyaki, namun kali ini saya mencoba Saba Teriyaki (Rp 65.000), walaupun agak berbau amis, tapi masih bisa saya toleransi, saya cicipi perlahan dengan bumbu teriyaki-nya.

I prefer Salmon Head Teriyaki.

Processed with VSCOcamProcessed with VSCOcam

Last but not least, Strawberry Green Tea Peach (Rp 20.000) dan Mango Yellow Fun (Rp 25.000) sebagai penyegar dahaga..

Sekedar tambahan, berbeda dengan kunjungan pertama saya sekitar Bulan Agustus lalu, pada kunjungan kali ini sejak pintu masuk saja saya sudah merasakan ruangan yang agak pengap dan berbau asap. Seperti yang saya duga, setelah pulang baju dan rambut saya macam disemprot parfum ‘ASAP’.

Namun tidak separah pengalaman saya di Angry Korean BBQ dulu, kalau di Renjiro hanya pake parfum ‘ASAP’, disini saya bermandikan ‘ASAP’ !

Share your thought: